Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka BelitungPemprov Babel

Peresmian Kantor Bahasa Babel oleh Hidayat Arsani, Wujud Komitmen Tingkatkan Literasi dan Identitas Bangsa

709
×

Peresmian Kantor Bahasa Babel oleh Hidayat Arsani, Wujud Komitmen Tingkatkan Literasi dan Identitas Bangsa

Sebarkan artikel ini

Pangkalan Baru, Suarababelnews.com –

Nuansa budaya khas Bangka Belitung mewarnai peresmian Gedung Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin 13 April 2026.

Kedatangan Gubernur Babel, Hidayat Arsani, disambut meriah melalui pertunjukan tari sambut dan alunan dambus yang menambah khidmat suasana acara.

Dalam sambutannya, gubernur menegaskan bahwa kehadiran gedung tersebut tidak hanya dimaknai sebagai infrastruktur fisik, tetapi harus menjadi pusat pengembangan intelektual dan kebudayaan di daerah.

“Gedung ini bukan sekadar bangunan, melainkan pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan. Dari sinilah diharapkan lahir inovasi, penelitian, serta program edukasi yang mampu meningkatkan literasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kantor Bahasa Provinsi Babel yang telah berperan dalam penguatan literasi dan pembinaan bahasa.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci agar fungsi pembinaan bahasa dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan sastra, budaya, dan identitas bangsa.

Dengan diresmikannya gedung baru ini, masyarakat Babel kini memiliki fasilitas yang representatif untuk mengembangkan literasi sekaligus menjaga peran bahasa Indonesia sebagai pemersatu di tengah keberagaman.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan berupa hibah lahan untuk pembangunan gedung tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan kantor berlangsung relatif cepat, yakni kurang dari empat bulan, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat peran bahasa Indonesia.

“Gedung ini dibangun untuk menjaga lambang negara Indonesia, yaitu bahasa Indonesia,” katanya.

Hafidz juga menekankan bahwa bahasa Indonesia kini memiliki kedudukan yang semakin kuat di tingkat global, bahkan telah diakui sebagai salah satu bahasa resmi oleh UNESCO.

Di sisi lain, Kantor Bahasa Babel disebut telah menjalankan berbagai program, mulai dari penyediaan buku bacaan berkualitas untuk sekolah hingga dukungan bagi komunitas literasi dan sastra di daerah.

Rangkaian acara peresmian turut diisi dengan penandatanganan prasasti, penyerahan prasasti Trigatra Bangun Bahasa kepada tiga sekolah, serta penandatanganan perjanjian kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Selain itu, dilakukan pula serah terima jabatan Kepala Kantor Bahasa dari Muhammad Irsan kepada pejabat baru, Afriyendi Gusti.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan pita oleh gubernur bersama Kepala Badan Bahasa dan Kepala Kantor Bahasa Babel, yang menandai dimulainya pemanfaatan gedung sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas literasi, dan masyarakat luas. (Wind)