Belinyu, Suarababelnews.com –
Kerinduan panjang untuk kembali ke kampung halaman akhirnya terwujud bagi Siti, perantau asal Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah. Setelah 11 tahun tidak pulang karena keterbatasan biaya, ia kini dapat berkumpul kembali dengan keluarga berkat program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Siti yang kini menetap di Jakarta menjadi salah satu dari ribuan warga Babel yang mengikuti program tersebut. Ia tiba di Pelabuhan Belinyu, Kabupaten Bangka, Senin 16 Maret 2026, bersama para pemudik lainnya menggunakan KRI Semarang-594 milik TNI Angkatan Laut.

Rasa bahagia pun tak bisa disembunyikan Siti saat akhirnya bisa kembali menginjakkan kaki di kampung halamannya.
“Saya sudah sebelas tahun tidak pulang ke kampung halaman karena faktor biaya. Alhamdulillah tahun ini bisa ikut program mudik gratis kerja sama TNI Angkatan Laut dan Pemprov Babel,” ungkapnya.
Hal serupa juga dirasakan Rizky, seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan di Jakarta. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut, sehingga dapat pulang ke kampung halaman di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa.

“Alhamdulillah saya sangat senang dengan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat perantauan melalui program mudik gratis ini. Semoga ke depan program seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya.
Kedatangan para pemudik disambut langsung oleh Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang didampingi Bupati Bangka, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Babel, Penjabat Sekretaris Daerah Babel, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama antara Pemprov Babel dan TNI Angkatan Laut yang telah membantu masyarakat perantauan untuk kembali ke kampung halaman.
“Selamat datang, semoga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga. Terima kasih kepada TNI AL yang telah membantu memfasilitasi mudik ini. Mudah-mudahan program seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Danlanal Babel, Kolonel Marinir Yulindo, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL bersama Pemprov Babel dalam meringankan beban masyarakat perantauan yang ingin pulang kampung.

Ia menyebutkan, sebanyak 1.349 pemudik difasilitasi untuk kembali ke Pulau Bangka dan Belitung melalui program tersebut.
“TNI AL berupaya membantu masyarakat agar bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.
(Wind)












