Hukum dan Kriminalpolres

Teralis Digergaji, 8 Tahanan Kabur dari Polres Bangka Dini Hari, 2 Sudah Diamankan

564
×

Teralis Digergaji, 8 Tahanan Kabur dari Polres Bangka Dini Hari, 2 Sudah Diamankan

Sebarkan artikel ini

Bangka, Suarababelnews.com –

Delapan tahanan dilaporkan kabur dari sel tahanan Polres Bangka pada Rabu 8 April 2026 dini hari. Aparat kepolisian segera melakukan pengejaran, dan dua orang di antaranya telah berhasil diamankan.

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra menyampaikan, para tahanan tersebut melarikan diri dengan merusak teralis sel. Berdasarkan hasil monitoring, jumlah tahanan yang kabur tercatat sebanyak delapan orang.

“Satu orang menyerahkan diri, sementara satu lainnya berhasil ditangkap di wilayah Mentok saat diduga hendak melarikan diri melalui pelabuhan,” ujar Deddy dalam konferensi pers di Aula Tribrata Mapolres Bangka, Rabu sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Bangka Kompol Yosua Atmaja, Kabag Ops AKP Astrian Tomi, Kasi Humas AKP Era Anggraini, Kasi Propam Iptu Teguh, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Deddy menjelaskan, tahanan yang ditangkap di Mentok sempat berusaha melarikan diri dengan melewati semak-semak di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas yang melakukan pengejaran.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu batang teralis sel yang telah digergaji oleh para tahanan sebagai akses pelarian.

Terkait alat yang digunakan, pihak kepolisian masih mendalami asal-usul gergaji tersebut. Dugaan sementara, alat itu masuk bersamaan dengan barang bawaan saat pembesukan oleh keluarga tahanan, namun hal ini masih dalam proses penyelidikan.

Selain itu, kepolisian juga tengah memeriksa kemungkinan adanya kelalaian petugas jaga pada saat kejadian. Pemeriksaan dilakukan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri terhadap anggota yang bertugas saat itu.

Saat ini, tim gabungan dari Polres Bangka dan Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan pencarian terhadap enam tahanan yang masih buron. Identitas para tahanan juga telah disebarluaskan ke seluruh jajaran kepolisian.

Polisi turut mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui keberadaan para tahanan tersebut.

“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat, termasuk keluarga para tahanan, untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan mereka,” kata Deddy.

Sebagai tindak lanjut atas peristiwa ini, Polres Bangka melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan sel tahanan, termasuk memperkuat teralis serta menambah jumlah personel jaga guna mencegah kejadian serupa terulang. (Wind)