Seputar UBBUniversitas Bangka Belitung

Hari Kedua PKKMB UBB 2026, Mahasiswa Baru Didorong Jadi Pemimpin Muda yang Adaptif dan Berdampak

1029
×

Hari Kedua PKKMB UBB 2026, Mahasiswa Baru Didorong Jadi Pemimpin Muda yang Adaptif dan Berdampak

Sebarkan artikel ini

Bangka, Suarababelnews.com –

Memasuki hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun 2026, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kesiapan menjadi generasi muda yang mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Kegiatan berlangsung pada Selasa (11/8/2026) di Gedung De Universitaria, Kampus Terpadu UBB. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa baru mengikuti materi bertajuk “Konsepsi Kepemimpinan Pemimpin Muda yang Adaptif, Berintegritas, dan Berdampak.”

Materi disampaikan oleh Dr. Joko Triadhi, S.E., M.Si., selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam pemaparannya, Dr. Joko Triadhi mengajak mahasiswa baru memahami bahwa kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan atau kedudukan. Kepemimpinan juga tercermin dari kemampuan seseorang dalam mengambil tanggung jawab, menentukan arah, menghadapi perubahan, mengambil keputusan, serta memberikan pengaruh positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Sikap adaptif perlu berjalan seiring dengan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tanggung jawab, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan orang lain.

Selain adaptif dan berintegritas, pemimpin muda juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata. Kepemimpinan tidak berhenti pada kemampuan mengarahkan diri sendiri maupun kelompok, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai bagian dari generasi penerus. Karena itu, mahasiswa didorong untuk mengenali berbagai potensi yang dimiliki Bangka Belitung, memahami persoalan di tengah masyarakat, serta mengembangkan gagasan dan inovasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah.

Pembentukan jiwa kepemimpinan juga dapat dilakukan melalui berbagai pengalaman selama berada di perguruan tinggi. Kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan, pengabdian kepada masyarakat, maupun aktivitas pengembangan minat dan bakat dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab.

Pembekalan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kehidupan perguruan tinggi bukan hanya tentang pencapaian akademik. Mahasiswa perlu memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun karakter, memperluas wawasan, mengembangkan kompetensi, serta mempersiapkan diri untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Materi kepemimpinan yang disampaikan tersebut selaras dengan tema PKKMB UBB Tahun 2026, “Bertumbuh, Berkarakter, Berdampak.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk tumbuh secara utuh, baik dalam aspek intelektual maupun karakter, sekaligus mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui BAPPEDA dalam rangkaian PKKMB UBB turut memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai keterkaitan antara pendidikan tinggi dan pembangunan daerah. Ilmu pengetahuan, kompetensi, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UBB diharapkan dapat menjadi modal bagi mahasiswa untuk mengambil bagian dalam pembangunan Bangka Belitung.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa baru UBB diharapkan mulai membangun jiwa kepemimpinan sejak dini, menjadi pribadi yang adaptif dalam menghadapi perubahan, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menghadirkan gagasan dan tindakan yang memberikan dampak positif.

Hari kedua PKKMB UBB menjadi momentum bagi 2.905 mahasiswa baru untuk memahami bahwa perjalanan sebagai mahasiswa bukan hanya tentang meraih gelar akademik, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menjadi generasi muda dan calon pemimpin yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. (Humas UBB)