Seputar UBBUniversitas Bangka Belitung

Universitas Bangka Belitung Kembangkan Smart Kuliner Pangkalpinang, Perkuat Pemasaran Digital Pedagang Kaki Lima

618
×

Universitas Bangka Belitung Kembangkan Smart Kuliner Pangkalpinang, Perkuat Pemasaran Digital Pedagang Kaki Lima

Sebarkan artikel ini

Dari Gerobak ke Genggaman: Pedagang Kaki Lima Pangkalpinang Kini Punya Aplikasi Sendiri

Tim pengabdian UBB menyerahkan aplikasi Smart Kuliner Pangkalpinang kepada APKLI, disaksikan Wakil Wali Kota dan pimpinan asosiasi pedagang se-Bangka Belitung

Pangkalpinang, Suarababelnews.com –

Siang itu, Kamis (13/8/2026), suasana Taman Dealova Pangkalpinang tak seperti biasanya. Puluhan pedagang kaki lima yang sehari-hari sibuk melayani pembeli di lapak masing-masing, kali ini duduk berkumpul menyimak sesuatu yang baru bagi mereka: sebuah aplikasi bernama Smart Kuliner Pangkalpinang, hasil kerja tim pengabdian dari Universitas Bangka Belitung (UBB) yang dirancang khusus untuk membantu usaha mereka naik kelas.

Kegiatan ini merupakan puncak dari program pengabdian masyarakat berjudul “Implementasi SmartKuliner Babel Berbasis Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital pada Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Pangkalpinang”, yang dijalankan melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Sekitar 50 anggota APKLI Pangkalpinang hadir langsung menyaksikan diseminasi hasil pengabdian sekaligus serah terima aset dari kampus kepada asosiasi.

Bukan kehadiran biasa. Selain Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, S.E., M.M., turut hadir pula Ketua APKLI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mangimpal Lumbantoruan, S.S., dan Ketua APKLI Pangkalpinang, Februli  pertanda bahwa program ini mendapat perhatian bukan hanya dari kampus, tetapi juga dari pemerintah kota dan jaringan pedagang kaki lima se-provinsi.

Program ini digawangi oleh Dr. Christianingrum, S.Pd., M.M. sebagai ketua tim, bersama dua anggota tim, Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M. dan Adi Widianto, S.Kom., M.T. Dua aset diserahkan langsung kepada Februli selaku Ketua APKLI Pangkalpinang: aplikasi Smart Kuliner Pangkalpinang yang dikembangkan tim pengabdi, dan satu unit komputer (PC) untuk menopang operasional sehari-hari di sekretariat asosiasi. Keduanya berstatus Barang Milik Negara, bersumber dari pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Bagi Christianingrum, aplikasi ini bukan sekadar alat bantu jual-beli digital.

“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kemauan untuk belajar, berkolaborasi, dan terus berinovasi. Kami berharap SmartKuliner Pangkalpinang dapat menjadi media yang memperkuat promosi dan pemasaran pedagang kaki lima, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,”

katanya, di sela-sela acara serah terima.

Harapan senada disampaikan Dessy Ayutrisna. Wakil Wali Kota Pangkalpinang itu menyebut, bantuan yang diberikan tim UBB bukan sekadar sarana pendukung, melainkan wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM serta pedagang kaki lima. Ia berharap sinergi semacam ini terus berlanjut, sehingga makin banyak inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang.

Serah terima aplikasi dan perangkat komputer hari itu bukanlah titik akhir program. Tim pengabdi UBB memastikan akan melanjutkan pendampingan penggunaan aplikasi dan strategi pemasaran modern bagi anggota APKLI Pangkalpinang, agar Smart Kuliner Pangkalpinang tidak berhenti sebagai seremoni serah terima, melainkan benar-benar terpakai dan memberi dampak berkelanjutan bagi pedagang kaki lima di Kota Pangkalpinang.

Narahubung: Dr. Christianingrum, S.Pd., M.M. — Ketua Tim Pengabdian, Universitas Bangka Belitung.