Pemerintah Kota PangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Pangkalpinang Serukan Persatuan dan Lawan Intoleransi

447
×

Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkot Pangkalpinang Serukan Persatuan dan Lawan Intoleransi

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, Suarababelnews.com –

Pemerintah Kota Pangkalpinang melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat kebangsaan serta meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berperan menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki nilai universal yang dapat menjadi inspirasi dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Pangkalpinang membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai saat yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus memperkokoh komitmen terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Disebutkan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah terbukti mampu menjaga ketahanan bangsa di tengah berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian, konflik, hingga ancaman perpecahan. Keberagaman Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya menjadi bukti bahwa persatuan dapat terwujud melalui semangat kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia Raya tidak cukup hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi maupun perkembangan teknologi. Kemajuan bangsa harus dibarengi dengan penguatan moral, etika, serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak hanya dipahami sebagai simbol atau hafalan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menjelang akhir amanat, Kepala BPIP mengingatkan para menteri, kepala daerah, serta seluruh penyelenggara negara agar setiap kebijakan publik senantiasa berpijak pada prinsip keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, seluruh komponen bangsa diajak untuk terus merawat persatuan, memperkuat toleransi, serta menolak berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, dan paham-paham yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisasi yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan. Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita dan tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kota Pangkalpinang dihadiri unsur Forkopimda, seluruh pejabat eselon II, camat dan lurah se-Kota Pangkalpinang, serta perwakilan pelajar. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga memberikan penghargaan kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung pelayanan publik serta pembangunan daerah. (Wind)