Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka BelitungPemprov Babel

Kunjungan Komisi X DPR RI ke Babel Disambut Hidayat Arsani, Fokus Aspirasi Pendidikan dan Infrastruktur

566
×

Kunjungan Komisi X DPR RI ke Babel Disambut Hidayat Arsani, Fokus Aspirasi Pendidikan dan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, Suarababelnews.com –

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menerima kunjungan kerja Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu 16 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi daerah, khususnya di sektor pendidikan.

Gubernur Hidayat Arsani menyatakan, pertemuan singkat tersebut memiliki arti strategis dalam memperkuat arah kebijakan pendidikan nasional berbasis kondisi riil di daerah.

“Kami mengapresiasi kunjungan kerja Komisi X DPR RI. Ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai persoalan pendidikan yang kami hadapi di daerah,” ujar Hidayat.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut diharapkan dapat menjaring berbagai kebutuhan daerah, terutama dalam pemerataan akses serta peningkatan kualitas pendidikan di Bangka Belitung.

“Harapan kami, aspirasi daerah dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan bahwa kunjungan ke Babel merupakan bagian dari upaya menghimpun masukan dari daerah terkait kondisi pendidikan.

“Hari ini kami berkunjung ke Provinsi Babel untuk menyerap berbagai masukan, khususnya di bidang pendidikan. Diskusi dengan Pak Gubernur menjadi langkah awal sebelum kami berdialog lebih luas dengan para pemangku kepentingan,” ujar Hetifah.

Ia menjelaskan, saat ini Komisi X DPR RI tengah melakukan revisi terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, sehingga masukan dari daerah menjadi sangat penting.

“Kami membutuhkan gambaran langsung dari daerah, termasuk terkait kekurangan tenaga pendidik dan kebutuhan pembangunan sekolah, terutama untuk jenjang SMA,” jelasnya.

Menurut Hetifah, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum terlayani secara optimal untuk pendidikan menengah, sehingga menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan nasional.

“Masih ada daerah yang akses pendidikan menengahnya terbatas. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar ke depan kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Ia berharap, aspirasi masyarakat Bangka Belitung dapat terakomodasi dalam kebijakan pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.

“Semoga masukan dari daerah ini dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pendidikan nasional,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Hidayat Arsani juga menerima audiensi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Babel, Deddy Yudistira, bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pertemuan tersebut membahas penguatan pengawasan keuangan serta percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Selain itu, turut dibahas upaya peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Peran BPKP sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Hidayat.

(Wind)