Yogyakarta, Suarababelnews.com –
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memanfaatkan kunjungan kerjanya ke Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Bangka Belitung yang sedang menempuh pendidikan maupun menetap di perantauan. Kebersamaan itu diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi Serumpun Sebalai dan Makan Durian Bersama Hasil Kelekak Bangka Belitung yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu 4 Juli 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Gubernur ke Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Bangka Yogyakarta (IPMBY) Tahun 2026 tersebut dihadiri ribuan mahasiswa, pelajar, serta masyarakat Bangka Belitung yang berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat di perantauan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat Bangka Belitung di Yogyakarta bukan sekadar menjalankan agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat ikatan kekeluargaan.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan pulang ke keluarga. Kita satu darah, satu budaya, dan satu cita-cita untuk memajukan daerah tercinta,” ujar Hidayat.

Menurutnya, semangat Serumpun Sebalai harus terus dipelihara sebagai perekat persaudaraan masyarakat Bangka Belitung, di mana pun mereka berada. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas dengan mahasiswa maupun masyarakat perantauan sebagai bagian dari upaya membangun daerah.
Hidayat menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Bangka Belitung. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong mahasiswa untuk berkontribusi melalui berbagai ide, inovasi, dan pemikiran di sektor-sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, digitalisasi, kewirausahaan, pariwisata, hingga pelestarian budaya Melayu Bangka Belitung.
“Kami membutuhkan ide-ide segar dari generasi muda. Bangka Belitung tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran mahasiswa dan masyarakat. Teruslah belajar, bangun karakter, perluas jaringan, dan persiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang siap membangun daerah,” tuturnya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar di Yogyakarta sebaik mungkin. Menurutnya, ilmu pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama menempuh pendidikan di luar daerah akan menjadi bekal penting saat kembali mengabdi di kampung halaman.
“Sejauh apa pun kalian merantau dan menatap masa depan, jangan lupa pulang. Bangka Belitung membutuhkan anak-anak terbaiknya untuk bersama-sama membangun kampung halaman,” pesan Hidayat.
Di sela kegiatan, Gubernur bersama rombongan berkeliling menyapa peserta, berdialog langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat Bangka Belitung di perantauan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas organisasi mahasiswa, Gubernur Hidayat Arsani juga menyerahkan bantuan berupa dua unit laptop kepada ISBA Yogyakarta dan IKPB. Penyerahan bantuan tersebut didampingi Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Pangkalpinang.
Melalui Program Silaturahmi Serumpun Sebalai, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap hubungan yang telah terjalin erat dengan masyarakat, pelajar, dan mahasiswa di luar daerah dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan Bangka Belitung yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para bupati dan wali kota/wakil wali kota se-Bangka Belitung, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta jajaran, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel, para Ketua DPRD kabupaten/kota, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Wind)













