Pemerintah Kota PangkalpinangPemkot Pangkalpinang

Disnaker Pangkalpinang Dorong Daya Saing Tenaga Kerja, Pelatihan 2026 Diikuti Lebih dari 200 Peserta

196
×

Disnaker Pangkalpinang Dorong Daya Saing Tenaga Kerja, Pelatihan 2026 Diikuti Lebih dari 200 Peserta

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, Suarababelnews.com –

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang menggelar pembukaan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan daya saing pencari kerja di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Betason (OR) Kota Pangkalpinang, Kamis 8 Oktober 2026, tersebut dibuka oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Ir. Drs. H. Saparudin, M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng,. Pelatihan merupakan bagian dari Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan mencakup tiga bidang kompetensi, yakni Junior Makeup Artist, Digital Marketing, dan Coffee Roasting. Ketiga bidang tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan peserta untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja sekaligus menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi para pencari kerja agar mereka siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha,” ujar Amrah.

Ia menjelaskan, dari 82 orang yang mendaftar, sebanyak 55 peserta dinyatakan lulus seleksi. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan administrasi, tes pengetahuan umum, tes secara daring, hingga wawancara.

Dari 55 peserta tersebut, sebanyak 20 orang mengikuti pelatihan Junior Makeup Artist, 20 peserta mengikuti Digital Marketing, sedangkan 15 peserta mengikuti Coffee Roasting.

Pelatihan melibatkan tiga instruktur bersertifikat dan dilaksanakan pada 7 hingga 28 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi, yakni Lembaga Kursus Astari, LPK Atma Luhur, Fokus Coffee Roastery, serta Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang.

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan, peserta yang memenuhi ketentuan akan mengikuti uji kompetensi pada 3- 4 November 2026. Dari keseluruhan peserta, sebanyak 36 orang dijadwalkan mengikuti uji kompetensi tersebut.

Amrah mengatakan, kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Disnaker tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan, tetapi juga menjadi salah satu metode untuk mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan kompetensi tenaga kerja yang tersedia.

Menurutnya, pelatihan tenaga kerja di Kota Pangkalpinang pada 2026 tidak hanya bersumber dari APBD. Program juga didukung melalui APBN, BPJS Ketenagakerjaan, BP3MI, serta Kementerian Ketenagakerjaan melalui balai pelatihan yang berada di Belitung.

“Untuk tahun 2026, kalau digabung dari seluruh sumber pendanaan, sudah lebih dari 200 orang yang mengikuti program pelatihan,” jelasnya.

Khusus program yang bersumber dari APBD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2026, sebanyak 55 peserta mendapatkan pelatihan melalui tiga bidang kompetensi tersebut. Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap dukungan anggaran untuk program serupa dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya sehingga cakupan penerima manfaat dapat diperluas.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, dalam sambutannya mengapresiasi langkah Dinas Tenaga Kerja dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan tingkat pengangguran di Kota Pangkalpinang.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada peserta pelatihan maupun pekerja di Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, peningkatan kompetensi harus diikuti dengan kesungguhan peserta dalam mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Ia berpesan agar peserta tidak mudah berpindah fokus dari satu bidang ke bidang lainnya. Peserta diminta istiqomah dalam mengasah kemampuan pada bidang yang telah dipilih, baik kopi, digital marketing, maupun tata rias, hingga memiliki keahlian yang memenuhi standar profesional.

“Jangan mudah berganti-ganti. Kalau sudah memilih satu bidang, tekuni dan tingkatkan terus kemampuannya sampai menjadi tenaga yang ahli dan profesional,” pesannya.

Amrah menambahkan, selain menjalankan program peningkatan kompetensi bagi calon tenaga kerja, pihaknya juga tengah menjalankan agenda terkait manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Disnaker baru menerima Surat Keputusan (SK) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait persetujuan penggunaan Manajemen Talenta untuk mendukung pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Dengan berbagai program tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang terus mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia, baik bagi masyarakat yang akan memasuki dunia kerja maupun aparatur di lingkungan pemerintah daerah. (Wind)